Hari-Hari yang Terasa SamaLangit Bogor yang kelabu menjadi saksi kehidupan PUTRA yang datar.PUTRA terdiam di teras rumah kecilnya, bertanya-tanya apakah ini takdirnya.“Ibu, aku berangkat kerja dulu,” katanya pelan.“Iya, hati-hati ya, Nak,” jawab ibunya.Rutinitas ini terus berulang.Percikan Harapan BaruDi bengkel, PUTRA bertemu RIAN, seorang